Islamabad, 14 Desember 2019 bertempat di aula budaya nusantara KBRI Islamabad, pihak KBRI yang bekerja sama dengan PPMI Pakistan mengadakan suatu agenda yang bertajuk sarasehan. Acara kali ini bertujuan untuk memperingati hari sumpah pemuda, hari pahlawan serta agenda bela negara. Selain dihadiri oleh duta besar, home staff, local staff KBRI dan seluruh PPMI Pakistan, panitia juga mengundang perwakilan dari mahasiswa Pakistan yang belajar di International Islamic University (IIUI).

Sebelum memasuki agenda sarasehan, ada prosesi upacara untuk memperingati hari sumpah pemuda, hari pahlawan serta agenda bela negara. Setelah prosesi upacara usai, panitia memberikan waktu kepada mahasiswa Pakistan untuk menyampaikan sedikit pandangannya perihal kepahlawanan.

Sarasehan ini berlangsung dan diarahkan langsung oleh moderator saudara Zulkifli Reza Fahmi, mahasiswa MS islamic studies. Pada event ini, panitia mengundang dua narasumber. Bapak Sulaiman, beliau adalah PERBINLU di Pakistan, dan Joni Eko Pranoto, selaku perwakilan dari mahasiswa IIUI.

Bapak Sulaiman mengangkat tema perihal sosok penting pahlawan dalam era reformasi.

“Kita harus mencontoh dan mengikuti peran pahlawan dalam hal membela bangsa, akan tetapi cara yang kita lakukan tidak harus sama seperti mereka, seperti halnya mengangkat senjata atau bertempur melawan musuh. Kita bisa dengan cara yang lain dengan esensi yang sama seperti mereka” begitulah terang bapak Sulaiman

Adapun Joni Eko Pranoto, yang sedikit mengupas perihal sikap kaum melinial dalam meneladani kepahlawanan.

Di akhir agenda, saudara moderator mengutip sebuah ucapan dari bung Karno dalam buku api sejarah karangan Ahmad Mansur Suryanegara.

“Bunga mawar itu tidak mempropagandakan keharumannya, akan tetapi keharumannyalah yang menyebar melalui sekitarnya”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *