Acara ini berlangsung pada hari Sabtu, 14 Desember 2019 di aula budaya nusantara KBRI Islamabad. Agenda ini merupakan akhir dari rentetan peringatan hari sumpah pemuda dan hari pahlawan yang diadakan oleh PPMI Pakistan.

Firdaus Alfin Hudaya selaku ketua umum PPMI Pakistan menegaskan bahwa agenda kali ini bertujuan untuk mengeksplorasi bakat-bakat terpendam yang dimiliki oleh kawan-kawan PPMI Pakistan.

“Jadilah sebuah mata air dimana saja kalian berada” begitulah pesan beliau di akhir sambutannya.

Agenda kali ini dibuka oleh MC (master of ceremony) yang menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa indonesia, arab serta inggris. Setelah itu dilanjut oleh pembacaan puisi yang berjudul merdeka dalam anomali karya Ali Muhtadin.

Dilanjutkan dengan rentetan penampilan angklung, tari, pencak silat dari kawan-kawan PPMI Pakistan. Adapun pemutaran short film berjudul kalut senjaku yang disutradarai oleh Alfi Saeful Basyari, mahasiswa IIUI yang memiliki keterampilan di bidang perfilman.

Band wagoustic lagi-lagi turut meramaikan acara dengan penampilan lagu renungan dari seorang musisi bernama michael heart yang berjudul we will not go down.

Penghujung agenda ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang agenda youth competition perbatch pada minggu kemarin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *