img20161214130047-1040x585

Sebagai respon atas isu yang saat ini tengah hangat di tanah air, PPMI Pakistan mengadakan seminar internasional yag digelar pada hari rabu (14/12). Bertempat di auditorium Abu Hanifah, seminar kali ini mengangkat tema “Penistaan Agama dan Pengaruhnya Terhadap Persatuan Bangsa”.

Hadir sebagai pembicara Dr. Nabil Fouliy yang juga merupakan dosen aqidah & filsafat IIU Islamabad. Tak hanya mahasiswa indonesia, acara yang dimulai pukul 13.00 ini juga menarik minat mahasiswa lain untuk mengetahui dampak atas penistaan agama terhadap keutuhan suatu bangsa.

Dalam pemaparannya, Dr. Nabil yang berasal dari mesir ini berujar bahwa orang kafir sah-sah saja mengomentari pemahaman agama lain. Namun ketika ia sudah menistakan (dalam hal ini islam), maka umat muslim wajib merespon atas setiap penistaan yang dilakukan oleh orang tersebut.

Firdaus Alfin Hudaya, selaku ketua panitia seminar, menyatakan bahwa seminar ini sebagai wujud solidaritas mahasiswa indonesia yang berada di Pakistan. Ia juga mengajak mahasiswa serta dosen IIU Islamabad untuk senantiasa mendoakan keadilan saudara muslimin yang berada di Indonesia.

Penistaan agama sendiri bukan merupakan sebuah kasus yang baru muncul. Sejak Nabi Muhammad SAW memulai dakwahnya, tak sedikit yang menghina dan merendahkan atas ajaran yang disampaikannya.

Dalam konteks kehidupan yang majemuk, hendaknya ini bisa menjadi perhatian seluruh bangsa. Karena menistakan sebuah agama sama juga melecehkan keyakinan masing-masing individu. Dan melalui penistaan agama ini, keutuhan sebuah bangsa diuji. (az)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *